INFOMUSI.COM, LAHAT,- Aksi Protes terus mengalir dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Propinsi Ke-14 di Kabupaten Lahat. Kali ini PBVSI Kota Lubuk Linggau yang memberikan tanggapan terhadap proses pertandingan yang diselenggarakan oleh panitia pelaksana serta Dewan Hakim. “Tanggapan sebagai Ketua PBVSI Lubuklinggau perihal Kejadian protes Muara Enim di Putra dan Lahat di Putri kepada OKUS pada Cabor Bola Voli Indoor Porprov Lahat 2023 ada beberapa poin krusial menurut kami,”Ucap, Caroline Anwar,Ketua PBVSI Kota Lubuk Linggau ketika dihubungi. Jumat, 23/9/23. Menurut Carolin Anwar, kericuhan Pekan Olahraga Propinsi Ke-14 di Kabupaten Lahat terjadi karena Kurangnya kinerja fungsi administrasi di lapangan sehingga para peserta tidak mendapatkan daftar nama pemain secara jelas dari Panitia Pelaksana, “Hal ini mengakibatkan semua tim yang mengikuti tidak mengetahui nama-nama atlit yang bermain di setiap tim dari Kota/Kabupaten yang bertanding, jadi kami nilai dalam hal ini Panitia tidak Transparan dan fair,”Ujarnya. Kemudian lanjutnya, Panitia Cabor tidak tegas menyikapi protes yang terjadi sehingga mengakibatkan terbengkalainya tim Putra Kota Lubuk linggau melaksanakan Semifinal. “Bagaimana nasib anak-anak aset sumsel yang jelas sudah dikalahkan anak-anak yang notabene tarkaman berasal dari Jawa Barat, apakah anak-anak Jabar tersebut yang akan mewakili Sumsel di ajang Prapon atupun Porwil mendatang,”Tegas wanita yang pernah menjadi pengurus PBVSI DKI Jakarta ini. Penulis: Supriyanto Share this… Facebook Copy Pinterest Twitter Whatsapp Linkedin Share Tweet Share Navigasi pos Atlit Taekwondo Nomor Under 46 Berhasil Sabet Emas, Rustam Sani Manager Tim: Saya Bangga Rustam Sani, : Taekwondo Banyuasin Raih Medali, Terima Kasih Prajurit Yon Zikon 12 KJ Langkan