Sekda Kabupaten Banyuasin

BANYUASIN, INFOMUSI.COM — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN Eng., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantin yang berada di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Senin (24/8/2026).

Sidak tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung tingkat kedisiplinan pegawai selama jam kerja. Selain memastikan pegawai hadir tepat waktu dan menaati ketentuan, kegiatan itu juga bertujuan melihat kondisi nyata pelaksanaan pekerjaan dan pelayanan publik di lingkungan pemerintahan

Erwin mengatakan, keberadaan pegawai di kantin dalam waktu lama saat jam kerja menjadi perhatian karena berpotensi mengganggu produktivitas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Kita hanya mencegah pelanggaran yang kemungkinan besar dilakukan pegawai pada saat jam kerja. Selain itu, memberikan efek jera pada oknum-oknum yang tertangkap tangan nongkrong di kantin pada jam kerja,” tegas Erwin.

Menurutnya, pada sidak kali ini pihaknya masih memberikan teguran secara lisan. Namun, apabila ke depan masih ditemukan pegawai yang meninggalkan tempat kerja dan menghabiskan waktu di kantin saat jam kerja, sanksi yang lebih tegas akan diberikan sesuai ketentuan.

“Ini baru teguran secara lisan. Ke depannya apabila masih banyak laporan, maka yang bersangkutan akan kita kasih teguran tertulis. Masing-masing instansi akan kita panggil,” ungkapnya.

Erwin juga menyoroti lemahnya pengawasan di masing-masing perangkat daerah. Menurutnya, persoalan kedisiplinan pegawai tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, tetapi juga berkaitan dengan fungsi pengawasan pimpinan pada instansi masing-masing.

“Ini bukti kelemahan pengawasan kantor kita. Tingkat kedisiplinannya masih lemah, sehingga pegawai bisa bebas keluar masuk dan bolak-balik ke kantin dan ngobrol berjam-jam. Itu yang nanti akan kita bahas dan akan kita sampaikan kepada Pak Bupati,” jelasnya.

Ia menegaskan, dirinya tidak dapat menjatuhkan sanksi secara sepihak terhadap pegawai. Setiap pelanggaran akan terlebih dahulu ditindaklanjuti melalui instansi masing-masing sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Tokoh Masyarakat Soroti Disiplin Pegawai

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Banyuasin, Drs. H. Indra Hadi, turut menyoroti persoalan kedisiplinan pegawai di lingkungan perkantoran pemerintah daerah.

Menurut Indra, masih ditemukan sejumlah pegawai yang datang terlambat, termasuk adanya pegawai yang dinilai kurang memperhatikan etika berpakaian selama jam kerja.

“Masih ada pegawai yang datang terlambat. Pergi ke kantor ada yang memakai sandal di waktu jam kerja, ada juga yang keluar dari komplek perkantoran,” ujar Indra.

Ia menilai, kedisiplinan aparatur menjadi hal penting karena pegawai pemerintah merupakan bagian dari pelayanan publik. Karena itu, pengawasan dan pembinaan perlu dilakukan secara konsisten agar budaya disiplin di lingkungan pemerintahan semakin baik.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *