Photo ilustrasi korban Pemerkosaan

BANYUASIN,INFOMUSI.COM,- Naas dialami Bunga ( 16) bukan nama sebenarnya bersama temannya Melati bukan nama sebenarnya, menjadi korban pelecehan oleh dua orang warga Banyuasin, tepatnya Kecamatan Rantau Bayur.

Dari informasi, kedua korban ini menjadi korban pelecehan sebelumnya dicekoki minuman alkohol agar rencana jahat kedua pelaku berjalan mulus. Sebab diduga kedua pelaku yang memiliki peran berbeda ketika melaksanakan aksinya, Seperti Pelaku Pria melakukan kegiatan Sex dan Pelaku Perempuannya melakukan perannya merekam aksi bejat tersebut.

“Kronologis kejadian seperti ini, Si janda (Pelaku Perekam) menelpon si Duda (Pelaku Pria) meminta datang ke Kediamannya dengan membawa minuman alkohol, kemudian alkohol tersebut dicampur dengan obat perangsang.”Kata, salah seorang sumber yang minta namanya dirahasiakan, Jumat. 26/7/24.

Setelah si duda datang, kemudian si janda menelpon korban yang masih bersekolah di tingkat SMP, untuk datang ke Kediamannya menemani Si Janda dan Si Duda untuk dapat menikmati minuman yang sudah dibeli dan di campur dengan obat perangsang tersebut.

“Dari informasi korban kebiadaban  diduga kedua pelaku asusila ini dua orang yang sama-sama duduk di bangku SMP, dan satu orang sudah dilecehkan oleh Pelaku, sementara temannya belum mendapat perlakuan tidak senonoh sehingga berkesempatan untuk menghubungi keluarganya melalui chat WhatsApp agar ditolong oleh keluarganya.”Imbuhnya.

“Dua orang  pelaku sudah diamankan oleh Polisi, setelah mendapat laporan dari pihak keluarga korban, “Katanya.

“Kedua Pelaku bukan berasal dari Desa setempat, kedua pelaku merupakan orang datangan, “Singkatnya.

Terpisah, Efriadi Efendi Warga Rantau Bayur dalam postingannya di Akun Facebooknya mengatakan Diduga Pelaku Pemerkosaan anak di bawah Umur di  Kecamatan, Rantau Bayur Minggu, Senin.  21 Juli 2024.

“Menurut keterangan warga Desa Pagar Bulan Pelaku (X) yang merupakan residivis kasus yang sama warga  Kecamatan,Banyuasin lll ini di gerbak warga sedang melakukan perbuatan asusila.”Tulisnya.

Demi menghindari amukan massa maka warga dan perangkat Desa langsung serahkan pelaku ke Polres Banyuasin.

“Pelaku sudah diserahkan Ke Polres Banyuasin untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ini sangat mengecewakan sekali, dimana masa depan generasi penerus rusak oleh perilaku yang tidak baik, dan saya mewakili masyarakat Rantau Bayur mengucapkan terima kasih kepada aparat penegak hukum. “Tegasnya.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *