PALEMBANG, INFOMUSI .COM, — Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Palembang Bersama DPD GMNI Sumatera Selatan dan DPC GMNI Ogan Ilir menggelar aksi mimbar bebas bertajuk “GMNI Menggugat”

sebagai bentuk kepedulian dan respons kritis terhadap berbagai persoalan kebangsaan yang semakin meresahkan masyarakat.

 

Aksi ini dilaksanakan dengan konsep mimbar bebas yang bertujuan menjadi ruang pemantik kesadaran publik atas berbagai problem sosial, ekonomi, dan politik yang sedang dihadapi bangsa. Dalam aksi tersebut, DPC GMNI Kota Palembang juga melakukan social experiment melalui orasi langsung di lampu merah serta penyebaran poster kepada masyarakat guna melihat secara nyata respons publik terhadap kondisi negara hari ini.

 

Ketua DPC GMNI Kota Palembang, Muhammad Dalipal Putra, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk keberpihakan mahasiswa terhadap rakyat serta panggilan moral untuk terus mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berada pada koridor konstitusi dan kepentingan masyarakat luas.

 

“GMNI hadir sebagai kekuatan moral dan kontrol sosial. Melalui aksi ini, kami ingin menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh diam ketika kebijakan negara mulai menjauh dari kepentingan rakyat. Negara harus kembali menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama,” ujar Muhammad Dalipal Putra.

 

Dalam aksi “GMNI Menggugat”, GMNI se-Sumatera Selatan membawa enam poin tuntutan utama, yaitu:

 

1. MELAKUKAN RESTRUKTURIASASI APBN DAN MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN RAKYAT

 

2. MEMBERIKAN JAMINAN KETERSEDIAAN PRODUK SUBSIDI PRIORITAS, TERUTAMA BAHAN BAKAR SUBSIDI

 

3. MELAKUKAN EVALUASI DAN HENTIKAN PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DAN KOPERASI DESA/KELURAHAN MERAH PUTIH (KDMP) YANG MEMBEBANI APBN

 

4. MENGHENTIKAN KEKERASAN, INTIMIDASI,DAN KRIMINALISASI TERHADAP AKTIVITAS DAN PARA PEJUANG HAM

 

5. MENUNTUT TNI DAN POLRI UNTUK TUNDUK TERHADAP AMANAT KONSTITUSI MENGENAI SUPREMASI SIPIL

 

6. MEMPRIORITASKAN PENDIDIKAN DAN KESEHATAN DI INDONESIA SERTA KUALITAS DAN KESEJAHTERAAN TENAGA PENDIDIK DAN TENAGA KESEHATAN

 

DPC GMNI Kota Palembang menilai bahwa kondisi bangsa saat ini membutuhkan keberanian untuk menyampaikan kritik secara konstruktif. Mahasiswa, sebagai agen perubahan, memiliki tanggung jawab historis untuk terus menjaga demokrasi dan memastikan negara tidak abai terhadap suara rakyat.

Melalui aksi “GMNI Menggugat”, DPC GMNI Kota Palembang berharap pemerintah dapat mendengar aspirasi masyarakat dan menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi demi terciptanya Indonesia yang lebih adil, demokratis, dan berkeadilan sosial.

Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia! Merdeka!

 

 

 

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *