Kolase foto kondisi Jalan Dalam Desa Langkan, Kecamatan Banyuasin III

BANYUASIN, INFOMUSI.COM,- Kesabaran warga Desa Langkan tampaknya sudah di ujung batas. Jalan yang rusak parah, berlubang di mana-mana.

kini bukan lagi sekadar keluhan klasik—tapi ancaman nyata yang bisa merenggut nyawa kapan saja.

Ironisnya, kerusakan itu seperti dibiarkan begitu saja. Aspal yang dulu dibanggakan, kini berubah jadi jebakan di tengah jalan. Pengendara dipaksa zig-zag menghindari lubang, tanpa peduli lagi siapa yang ada di kiri-kanan.

Dan benar saja, nyaris terjadi kecelakaan.

“Mobil ngindari lobang, hampir nabrak urang di samping. Ini jalan apo ranjau?” tulis warga dengan nada geram.

Yang bikin warga makin panas, bukan cuma soal jalan—tapi soal sikap. Kepala Desa disebut jarang terlihat, bahkan urusan desa pun kerap diwakilkan.

“Kades la jarang masuk Langkan. Setiap acara diwakelke. Jalan hancur, kami yang tiap hari jadi korban,” ungkap warga lain tanpa basa-basi.

Pertanyaannya kini makin tajam: pemerintah desa ini masih ada, atau sudah lepas tangan?

Jalan rusak dibiarkan, keluhan warga seperti tidak dianggap, sementara risiko kecelakaan terus mengintai setiap hari.

Warga tidak lagi bicara soal kenyamanan—ini soal keselamatan. Dan jika sampai jatuh korban, maka ini bukan lagi sekadar kelalaian, tapi bentuk pembiaran yang nyata.

Sementara, Kepala Desa Langkan. Kholik. Ketika dihubungi tidak memberikan respon terkait keluhan warganya tersebut.

 

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *