Diana Ivory Yoe Pengacara Kondang Asal Sumsel jalankan Ibadah Umroh

PALEMBANG, INFOMUSI.COM,- Memenuhi undangan dari Allah SWT untuk dapat beribadah di Tanah suci, Makkah tidak semua orang dapatkan.

Banyak hal diluar nalar terjadi bila sudah berada di Tanah Suci Makkah tersebut, hal tersebut seperti dikisahkan oleh Pengacara Kondang Asal Propinsi Sumsel, Diana Ivory. SH, SHI, MH.

Diana merasakan pengalaman manis saat berada di Tanah suci Makkah tersebut dengan mengalami hal-hal diluar kemampuan manusia.

“Jadi saya mulai ceritanya, kronologisnya dl. Jadi saya itu. Mengikuti. Atau memenuhi panggilan. Dari Allah subhanahu wa ta ala. Ibadah Umroh. Ke Mekkah almukarromah itu. Melalui jemaah rombongan dari Lampung, timur, Lampung timur. tidak melalui Palembang. Sebanyak 99. Orang. Melalui Agency Arafah Mandiri Utama “Katanya, Senin. 19/11/23.

Perjalanan awalnya dimulai, kami dari. Lapangan Beranti Lampung. Kemudian langsung terbang ke Jakarta. Transit ke jeddah kemudian sampailah di jeddah kami diarahkan ke Madinah kota di mana Masjid Nabawi dan beradanya makam Rasulullah.

Di kota Madinah ini. Adapun kegiatan ibadahnya itu selama kurang lebih 3 harian 3 harian 3 hari atau hampir 4 hari lah gitu.

“Nah selama di situ sebenarnya. Kegiatannya memang sudah di disusun mungkin ya, kami juga jemaah mengikuti saja, tinggal jadi selama berada di sana ada yang khusus adalah sholat, sholat, sholat, sunah, sholat wajib namun bagi kita yang utama adalah mengunjungi makamnya Rasulullah dan para sahabat di dalam pelataran Masjid tersebut, selain dari menjalankan ibadah wajib,”Katanya.

Makam Rasulullah itu namanya Raudah untuk Raudhah itu dijadwal khusus baru bisa masuk ke situ ikut aturan daripada di sana. Aturan yang dibuat aturan atau mengikuti aplikasi,

Nah alhamdulillah berhasil, berhasil itu selama 3 malam di Nabawi itu saya setiap malam berada di makam Rasulullah. Selama disitu saya bermunajat, sholat dan hal-hal lainnya yang bermanfaat mendekatkan diri kepada Allah SWT .

” Iya sesuatu lah gitu kan di makam Rasulullah karena keistimewaan karena namanya juga tempat ini khusus dan tidak sembarangan bisa masuk ke situ. Ini adalah suatu keistimewaan dari Allah subhanahu wa taala untuk saya,”Ucapnya.

Selanjutnya setelah. 3 Malam hari keempat kami di bawa langsung ke mekah sampai di mekah itu saya juga tinggi. Kami tuh kebenaran para jemaah ini kan tinggalnya memang spesial nih. Di nabawi juga kami tinggalnya di di hotel juga di 21. Kalau nggak salah saya di lantai 2 1 pas turunnya 20. Langkah sudah masjid nabawi nadi mekkah juga tidak pulau tambah istimewa juga di lantai 19. Saya nginepnya pas turun itu sudah langsung majelis mas Masjidil harum.

Masjidil haram inilah hal yang juga istimewa tengah malam. Kebiasaan aku sholat tahajud tengah malam saya langsung turun ini inisiatif sendiri gitu ya, sebelumnya juga begitu nyampe kan nyampaikan kami sudah tawaf dulu Sa’i tahu kegiatan lainnya pas sudah capek semua tidur saya tengah malem kebangun gitu gitu nggak mau bangun itu saya lakukan sholat juga di. Masjidil haram sudah solat saya mengikuti putaran di tawaf lagi di di apa namanya bersama sama yang diikuti di bawah pikir saya kapan lagi kalau tidak waktu itu saya manfaatkan di di mekkah.

Kesempatan inilah dalam beberapa kali putaran 2 kali puteran cuma diniatkan ingin mencium kakbah. Nah, tapi itu sesuatu yang mustahil bagi kita, tapi tidak mustahil bagi allah yakin pasti ada. Pertama bisa apapun bisa dilakukan ternyata dengan. Melihat kerumunan ribuan manusia.

Ketika saat itu memutari putaran keduanya ada. Arah yang dimudahkan. Kan menuju kaba dan menyentuh kakbah menciumnya. Nah putaran inilah. Yang mengantarkan ke situ berbalik arah dari mencium kakbah ayu dirangkul oleh seseorang di bawah dipeluknya langsung ditarik ayu langsung diarahkan ke hajar aswad saya tidak kenal dengan orang tersebut di situ. Ayu sempat diumumkan mencium yang mencium raja rotasi uu dengan sekuat tenaga dia itu ayu dibebaskan dari wdnya apanya? Dekatnya untuk menembus batu tersebut atau ajaran satu ribu. Alhamdulillah saya mencium dalam hitungan detik ya di situ karena takut juga nanti ada suatu hal yang tidak diinginkan.

Ketika pelaksanaan tawa pada itu terakhir bersama rombongan ayu terpisah bisa di putaran ketiga, ayu arah tetap menjalankan wadah sendiri karena terpisah dari rombongan di ribuan manusia yang berputar juga ayu juga ditolong seorang wanita seperti cerita dinda tadi yang di derita yang sudah ditunjukkan pada itu. Tolong seorang wanita, dia mengarahkan ayu dan menyampaikan ke Multazam gitu. 3 jam itu nah.

Itu juga hampir hampir tidak mustahil sangat soal dengan perjuangan yang luar biasa. Ya tidak. Aku tidak yakin itu bisa menembusnya karena tidak mungkin berat itu untuk menembusnya. Ribuan manusia itu. Ternyata perempuan itu bisa mengajak ayu ke situ.

Dan alhamdulillah akhirnya tangan ayu tangan kananku bisa menyentuh mulut tajam tersebut dan berdoa sepuas hati ku di situ meminta satu hal hal yang baik. Demikian seperti itulah dinda ceritanya singkatnya jadi tidak terlalu banyak dan tidak rumit dengan kemudahan dan keistimewaan dari Allah ini sesuatu hal yang.

Luar biasa bisa juga menjadi contoh dan memberikan inspirasi motivasi bagi umat muslim di Indonesia, khususnya dunia pada umumnya. Ya jadi kita berbagi pengalaman berbagi artinya ilmu pengetahuan yang bermanfaat berguna bagi untuk dunia dan akhirat.

 

 

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *