Serka Andi Darusman bersama rombongan saat menyambangi warga

BANYUASIN, INFOMUSI.COM — Jangan anggap membakar lahan sebagai cara mudah untuk membuka atau membersihkan lahan.

Api yang awalnya kecil bisa berubah menjadi petaka, sementara asapnya dapat menyebar dan mengganggu kesehatan masyarakat.

Pesan tegas itu disampaikan jajaran Koramil 430/Pangkalan Balai kepada masyarakat Kelurahan Pangkalan Balai, khususnya warga Dusun Talang Kebang, dalam sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Danramil 430/Pangkalan Balai, Kapt. Erwin Suhaimi, melalui Babinsa Koramil 430 01/Pangkalan Balai, Serka Andi Darusman, turun langsung menyampaikan imbauan tersebut kepada masyarakat.

Di hadapan warga, Serka Andi meminta agar kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar dihentikan.

“Bapak-bapak, kami dari unsur TNI menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” tegasnya.

Menurutnya, persoalan Karhutla bukan sekadar api yang membakar semak atau lahan. Ketika api tidak terkendali, dampaknya dapat merembet ke lingkungan sekitar dan asapnya mengganggu masyarakat.

Karena itu, Sertu Andi meminta warga tidak hanya mendengar imbauan tersebut untuk diri sendiri, tetapi juga menyampaikannya kepada keluarga, tetangga dan kerabat.

“Mohon bantuannya ya. Tolong disampaikan ke keluarga dan tetangga, jangan membuka lahan dengan cara dibakar. Dampaknya banyak sekali, mulai dari ISPA, mata perih, dan tumbuh-tumbuhan mati karena kobaran api tersebut,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pencegahan Karhutla tidak cukup hanya mengandalkan petugas. Kesadaran masyarakat menjadi bagian penting untuk mencegah api muncul sejak awal.

Sebab, ketika api sudah membesar, bukan hanya lahan yang terbakar. Kesehatan warga, lingkungan dan aktivitas masyarakat juga dapat ikut terdampak.

Api mungkin dimulai dari satu titik. Namun jika dibiarkan, dampaknya bisa dirasakan banyak orang.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *