Pj Bupati Banyuasin H, Hani Syopiar Rustam

INFOMUSI.COM, BANYUASIN,- Pj. Bupati Banyuasin, Hani Syopiar Rustam, SH mengintruksikan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA., IPU untuk menghentikan pengerjaan patung atau tugu Soekarni di kawasan Bung Karno Sport Center, Banyuasin.

Bahkan, dia memerintahkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin, H. Ardi Arfani, ST., MM untuk tidak membayar pekerjaan Patung Bung Karno tersebut.

Arahan tegas Pj Bupati memerintahkan langsung Sekda dan Kadis PUTR untuk tidak membayar pekerjaan Patung Bung Karno yang tidak mirip dan tidak porposional sangat beralasan, karena telihat langsung dari hasil pekerjaan patung tersebut.

Selain itu, Pembangunan patung atau tugu Soekarno di kawasan Bung Karno Sport Center di Jalan Lingkar Pemkab Banyuasin masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat.

Akibatnya, pembangunan yang telah berprogres 60 persen itu untuk sementara dihentikan.

“Penghentikan ini dilakukan lantaran patung tidak adanya kemiripan wajah dan perawakan dari Sang Proklamator, patung yang tengah dibangun tersebut. “Kata Pj Bupati Banyuasin, H. Hani Syopiar Rustam. Minggu, 24/9/23.

Bagian pipi atau wajah Bung Karno dalam patung yang dibuat tersebut terlihat lebih tembem, Lanjutnya.

Bentuk Patung Bung Karno yang dibangun oleh kontraktor diduga tidak mirip

” Ukuran patung juga tidak porposional, bagian badan patung terlihat lebih padat.”Tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin, H. Ardi Arfani, ST., MM meminta rekanan untuk memperbaiki patung Bung Karno yang menjadi polemik di masyarakat itu.

“Untuk saat ini pembangunan dihentikan sementara. Kami panggil para pekerja untuk memperbaiki yang menjadi keluhan tersebut,” ujar Ardi.

Menurut Ardi, jika kontraktor tidak mampu memperbaiki pihaknya akan mencari rekanan baru untuk membangun patung tersebut. “Kita akan mencari rekanan baru jika rekanan lama tidak menyanggupi pembangunan patung untuk lebih porposional,” tegasnya.

Ardi juga meluruskan tentang biaya pembangunan Patung Bung Karno yang beredar, pembangunan patung menelan biaya sebesar 500 juta, tidak benar pemberitaan beredar selama ini kalau pembangunan menelan biaya sebesar 16 miliar.

“Jadi pemberitaan yang beredar itu tidak benar, biaya pembuatan patung itu hanya sebesar 500 juta,” tutupnya.

Sementara itu ditemui ditempat berbeda, Wakil Ketua DPRD Banyuasin, Sukardi mengaku telah meminta kontraktor pembangunan itu untuk memperbaiki bentuk patung.

“Kalau mau dibongkar pasti tidak mungkin, tapi kalau patung Bung Karno gemuk dan tidak sesuai, bisa diperbaiki. Kurangi saja semennya dan dibuat semirip mungkin,” kata Sukardi.

Politisi dari PDIP itu mengatakan, pihaknya berharap para pekerja pembangunan itu bisa membuat patung Soekarno yang semirip mungkin dengan sosok aslinya.

“Tidak perlu dilakukan pembongkaran total, akan tetapi dilakukan perbaikan bagian mana yang memang semestinya. Takutnya keluarga Bung Karno marah. Kami harap bisa diperbaiki dan tidak perlu dibongkar,” pungkasnya.

 

Penulis: Supriyanto

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *