MUSI BANYUASIN, INFOMUSI.COM,- Perwakilan masyarakat Desa Sri kembang, Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, dan Desa Langkap serta Gajah mati, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Menghadiri mediasi yang dilaksanakan oleh Polsek Babat Supat dengan Pihak Penambang Batu bara yaitu. PT. MNC Infratama TBK. diketahui akan membuka pertambangan di wilayah Desa Sri kembang dan Desa Langkap. Hadir dalam mediasi ini, Kapolsek Babat Supat IPTU Marlin , Tokoh Masyarakat , Langkap dan Desa Sri kembang. Kepala Desa Sri Kembang, dan Perwakilan dari PT. MNC Infratama TBK . mediasi berjalan aman dan kondusif dengan ditandatanganinya perjanjian antara Masyarakat dan Perusahaan terhadap 6 point tuntutan masyarakat tersebut. Ada enam poin tuntutan masyarakat terhadap PT. MNC Infratama TBK diantaranya, Warga harus dilibatkan dalam bekerja di perusahaan, Komunikasi antara perusahaan dengan masyarakat harus transparan, rekrutmen pekerja yang transparan, tidak ada Pungutan Liar dalam rekrutmen pekerja, Utamakan Warga lokal sebagai Pekerja. “Berdasarkan musyawarah bersama, kita buka ruang mediasi, Alhamdulillah mediasi terjadi di Rumah makan Pagi Sore ini, biar hasilnya maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat,”Kata, Kapolsek Babat Supat. IPTU, Marlin ketika dibincangi, Kamis. 11/9/25. Ditambahkannya, dari pertemuan terdapat beberapa poin yang disepakati yang mana masyarakat dan perusahaan menurutnya sama-sama diuntungkan. “Kita kawal hasil kesepakatan ini, hadirnya perusahaan di Desa-desa ini bermanfaat bagi masyarakat dan masyarakat memberikan kepercayaan kepada perusahaan untuk meningkatkan ekonomi mereka, pesan kami mari jaga Kamtibmas, mari kita jaga komunikasi diantara kita jangan sampai terjadi perpecahan diantara kita anak bangsa,”Ujarnya. Sementara itu, Ketut Surono, Main Manager PT. MNC Infratama TBK Wilayah Desa Sri kembang dan Desa Langkap serta Gajah mati mengatakan bahwa point-point yang disampaikan oleh masyarakat nantinya akan diproses ke management. “Sebenarnya bukan tuntutan sih, namun usulan dari masyarakat, semua itu akan kita proses bersama management kita, ada beberapa point yang bisa kita akomodir,”Ucapnya. Ditambahkannya, mendengar pesan dari Kapolsek Babat Supat dirinya siap membangun komunikasi baik itu dengan masyarakat, maupun Forum Komunikasi Kecamatan agar aktivitas Perusahaan yang mereka kelola dapat berjalan tanpa hambatan. “Pesan Kapolsek agar kami meningkatkan komunikasi, akan kami tingkatkan komunikasi tersebut baik itu dengan masyarakat maupun Forkopimcam yang ada di wilayah kerja kami,”Ujarnya. Terpisah, Sukarjo perwakilan dari masyarakat tiga Desa mengatakan, pihaknya mengucapkan Terima Kasih kepada Polsek Babat Supat yang telah memfasilitasi mediasi antara masyarakat dan pihak perusahaan tersebut sehingga usulan mereka dapat diterima sehingga dituangkan didalam surat kesepakatan yang ditandatangani baik itu masyarakat sendiri dan pihak perusahaan. “Kami sebagai perwakilan masyarakat optimis dengan dikawal oleh pihak Polsek, usulan kami dapat diakomodir, tentu harapan kami, pekerja lokal harus bekerja bukan menjadi penonton dan mereka harus ikut mengelola Sumber Daya Alam milik mereka sendiri,”Singkatnya. Redaksi Share this… Facebook Copy Pinterest Twitter Whatsapp Linkedin Share Tweet Share Navigasi pos Plt Ketua PWI Banyuasin Gelar Rapat Bersama Persiapan Pelantikan Damkar Dan Penyelamatan Banyuasin Lepaskan Cicin Ditangan Balita
Permisi apakah berita tentang calo penerimaan kerja di PT MNC di langkap bisa di publikasikan karna banyak korban, mohon konfirmasinya min untuk berita ini viralkan karna banyak korbannya Reply