Drs. HM. Yusuf Bacalon Ketua Umum KONI Banyuasin

BANYUASIN, INFOMUSI.COM — Putra daerah yang kembali ke tanah kelahiran untuk mengabdikan diri bagi pembangunan daerah.

Itulah gambaran perjalanan Drs. H.M. Yusuf, M.Si., mantan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuasin yang memiliki rekam jejak panjang dalam birokrasi pemerintahan.

 

Lahir di Desa Galang Tinggi, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, HM. Yusuf merupakan putra asli Bumi Sedulang Setudung yang memilih mengabdikan perjalanan kariernya untuk kemajuan daerah kelahirannya.

 

Berbagai jabatan strategis telah dipercayakan kepadanya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Di antaranya Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disdikporapar), serta Asisten Bidang Administrasi Umum (Asisten III) Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuasin.

 

Pengalaman panjang tersebut kemudian mengantarkannya dipercaya Bupati Banyuasin H. Askolani untuk mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) sekaligus Penjabat (Pj) Sekda Banyuasin pada 2019.

 

Selama kurang lebih enam bulan menjalankan amanah tersebut, HM. Yusuf menjadi bagian penting dalam koordinasi pemerintahan daerah, khususnya dalam mendukung jalannya administrasi dan pelayanan pemerintahan Kabupaten Banyuasin.

 

Setelah menyelesaikan tugas sebagai Pj Sekda, ia kembali menjalankan tugas di perangkat daerah. Kariernya berlanjut di sektor pendidikan dan kebudayaan, sebelum kemudian tercatat menjabat Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Banyuasin.

 

Perjalanan HM. Yusuf menjadi gambaran seorang birokrat yang menapaki berbagai jenjang pengabdian. Pengalaman di sejumlah organisasi perangkat daerah menjadi bekal dalam memahami dinamika pemerintahan, mulai dari sektor pendidikan, administrasi, hingga kepemudaan dan olahraga.

Dari Desa Galang Tinggi, HM. Yusuf menorehkan perjalanan pengabdian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Sebuah perjalanan putra daerah yang turut mewarnai perjalanan birokrasi Bumi Sedulang Setudung.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *