Wakil Bupati Banyuasin Kalungkan Id Card Peserta Musda tanda dibukanya Musda MUI Kabupaten Banyuasin Kelima

BANYUASIN, INFOMUSI.COM,- Musyawarah Daerah (Musda) Ke Lima Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuasin secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian. SP. Didampingi oleh Kabag Kesra Setda Pemkab Banyuasin, H. Sashadiman Ralibi, S. Ag. M. Si. Kegiatan dilaksanakan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Banyuasin.

Hadir dalam Kegiatan, Waka Polres Banyuasin, Ketua Bidang Fatwa MUI Sumsel, Sekum MUI Sumsel, Camat Banyuasin III, Dandim 0430 Banyuasin, Ketua Basnaz Banyuasin, Serta Ketua MUI Kecamatan dalam Kabupaten Banyuasin, Ketua Muslimat NU, Ketua Fatayat NU, Ketua Aisyiyah Banyuasin dan Pengurus MUI yang lama Periode 2020-2025.

“Dalam rangka menyelenggarakan Musyawarah Daerah Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Banyuasin yang kelima Oleh karena itu bapak ibu hadirin sekalian kami atas nama panitia menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya terutama kepada Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Kabupaten Banyuasin beserta segenap jajaran yang telah memberikan bantuan dan dorongan kepada kami panitia Musyawarah Daerah Majelis ulama Indonesia Kabupaten Banyuasin yang dikelima ini sehingga dengan bantuan dan dorongan dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin ini Musyawarah Daerah Majelis Kabupaten, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Banyuasin kelima ini dapat diselenggarakan di tempat ini mudah-mudahan segala upaya dorongan nasihat oleh Pemerintah Kabupaten Banyuasin “Kata, Ketua Panitia Musda MUI Kabupaten Banyuasin, Kamis. 18/9/25.

Sementara itu, Dewan Majelis MUI Sumsel diwakili oleh Ketua Majelis Fatwa Sumsel, Dr. Nurkholis. Menyampaikan permintaan maaf dari Ketua MUI Sumatera Selatan Profesor doktor Kyai Haji Afatun Muchtar MA, yang hari ini tidak bisa membersamai kita karena ada keperluan juga kesehatan yang kurang baik jadi hari ini mewakilkan kepada saya Ketua MUI Sumatera Selatan membidangi Fatwa serta sekretaris umum afina kyai haji mahmudin SH , MSI mudah-mudahan kehadiran kami tidak mengurangi makna kegiatan dari awal sampai kegiatan ini berakhir

“Saya Kami hadir di beberapa Kota Kabupaten Banyuasin dalam acara Musda dan hari ini saya menjumpai merasakan nuansa yang sangat berbeda sekali Musda diawali dengan duduk lesehan dan doa istighosah bersama satu-satunya kota Kabupaten yang melaksanakan Musda diawali dengan doa dan istighosa bersama serta tausiah singkat Nabi Muhammad lahir di Kota Mekah hijrah dan wafat di Kota Madinah,

Lanjut dia, Musyawarah Daerah adalah sebuah proses mekanisme organisasi di Majlis Ulama Indonesia artinya setelah melalui perjalanan panjang pengabdian yang cukup luar biasa dari kepengurusan Majelis ulama Indonesia dalam satu periode kurang lebih 5 tahun perlu adanya musyawarah daerah dalam rangka untuk memilih kepemimpinan yang baru tentu dalam memilih pemimpin yang baru ini ada aturan-aturan maka berdasarkan peraturan PD( Peraturan Dasar) dan PRT (Peraturan Rumah tangga) Majelis ulama Indonesia maka tiap kali satu periode 5 tahun diadakan pemilihan Ketua baru dan tentu ketika kita akan memilih pemimpin terutama Majelis Ulama Indonesia,

Menurut pemantauan kami melalui media dan Kami sering berkomunikasi dengan ustadz ternyata MUI Banyuasin adalah satu-satunya Majelis ulama yang rutin mengadakan pendidikan kader ulama secara langsung yang dibina oleh Ketua Majelis ulama Indonesia Banyuasin

” saya belum menjumpai dikota Kabupaten lain Ketua Majelis ulama Indonesia yang langsung menggodok kader-kadernya dalam kegiatan pendidikan dan ulama secara intensif yang diadakan setiap hari Kamis bakda zuhur sampai selesai dan langsung ketuanya terjun sebagai narasumber membuka kitab kuning Alhamdulillah Ini adalah sebuah kesempatan untuk kita belajar menimba ilmu karena belajar itu tidak sebatas di bangku sekolah di bangku pesantren di bangku kuliah tapi ternyata tadi halo di majelis juga itu tempat kita untuk menambah wawasan kita jangan hilangkan jangan ditinggalkan kesempatan meraih kesempatan itu yang diajarkan oleh ustadz Rihal dan kawan-kawan dan termasuk ustadz Taharudin yang saya tahu dan ustadz lainnya yang ikut membantu dalam pendidikan,”

Ditegaskannya, dari kegiatan yang dilaksanakan oleh MUI Banyuasin pantas bila Pemerintah Kabupaten untuk memberikan hadiah berupa apa semacam MUI award lah ya penghargaan yang luar biasa karena dalam penguatan organisasi internal ataupun eksternal

“Pemerintah itu bisa menjembatani antara ulama dengan Umara maka di sini temanya membangun sinergi ulama dan Umaroh untuk kemajuan bangsa sebagai pilar mewujudkan Banyuasin yang religius Bangkit dan Sejahtera karena ulama dan umarah ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan jadi kalau ibarat ulama itu membawa lampunya dan pelita sinarnya Umaroh itu adalah yang mengisi bensinnya berdakwah di tengah-tengah masyarakat oleh karena itu dalam acara Musda yang kelima ini mari kita memilih pemimpin yang terbaik diantara yang baik dari pemimpin yang ada, mudah-mudahan acara ini akan berjalan lancar dan juga akan terpilih pemimpin yang terbaik diantara yang terbaik

Sementara itu, Bupati Banyuasin diwakili oleh Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian. SP dalam sambutannya mengatakan Musda MUI Kabupaten Banyuasin dikemas begitu baik, tenang dan harmonis . Maka dari itu dirinya berpikir disela dirinya bershalawat

” sambil saya dzikir sholawat tadi tidak henti-hentinya bersyukur terus, bersyukur sebab apa pertama kita lahir dalam keadaan Islam tidak bisa memilih siapa ibu kita tidak bisa memilih orang tua kita jadi bersyukur lahir dalam keadaan Islam yang kedua lagi yang paling bersyukur waktu kecil dimasukan ke TK TPA sama ayah ibu sama emak bapak , Alhamdulillah orang tua kita dari kecil sudah diajarkan masuk TK TPA pada saat kita di dewasa kita belajar kita bisa mengikuti, bayangkan zaman sekarang masih banyak yang tidak bisa ngaji

Peran serta kita yang paling penting ulama sama Umaroh yang paling penting anak-anak kita jangan hanya bahasa Indonesia jangan hanya membaca saja yang kita pikirkan tapi yang paling yang paling penting membaca Alquran ayat itu juga dengan generasi-generasi penerus kita

“Saya mewakili Pak Bupati mohon maaf beliau hari ini tidak bisa datang karena sedang panen raya di Banyuasin 1 belum bisa membersamai kita di sini beliau titip salam salam hormat.”Katanya.

Ditambahnya, Kabupaten Banyuasin mengapresiasi setinggi-tingginya atas berlangsungnya acara pada hari ini dan Insyaallah nanti Musda yang kelima ini berjalan dengan tertib aman kita kalau bicara tentang agama termasuk ke sini Bapak ustadz lain pak ustad jempol kalau kita acara Pemuda Pak ustad kalau anak pemilihan musyawarah aduh aduh kuncinya masuk pas masuk ke situlah dingin nah ini Aman Ini jago Insyaallah aku galau lancar-lancar galau siapapun yang terpilih nantinya insya Allah 5 tahun ke depan kita sama-sama membangun Kabupaten Banyuasin yang kita cintai ini

” Saya ucapkan selamat Musda yang kelima ini semoga sukses selalu lancar dan kita terus bersinergi mungkin itu saja yang dapat saya sampaikan dengan mengharapkan ridho Allah dan rahmat dari Allah subhanahu wa ta’ala dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim musyawarah daerah kelima MUI Kabupaten Banyuasin tahun 2025 resmi kami bukan terima kasih atas perhatiannya,”Tukasnya.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *