BANYUASIN , INFOMUSI.COM, – SMKN 1 Suak Tapeh mulai mengintegrasikan pembelajaran vokasi dengan pendekatan ekonomi kreatif melalui produksi merchandise sederhana. Salah satu output terbaru datang dari siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) yang berhasil memproduksi 60 unit mug dalam kegiatan praktikum. Kepala SMKN 1 Suak Tapeh, Hasmarudin melalui Waka Kesiswaan Efriansyah menjelaskan, produk tersebut tidak ditujukan untuk komersialisasi dalam jangka pendek, melainkan sebagai bagian dari pembentukan kompetensi kewirausahaan siswa. “Produksi ini masih dalam tahap pembelajaran. Namun secara jangka panjang, kami mendorong agar siswa memiliki kesiapan untuk masuk ke sektor usaha mandiri,” ujar Efriansyah. Menurutnya, penguatan skill berbasis proyek (project-based learning) menjadi strategi penting dalam meningkatkan daya saing lulusan SMK, khususnya di sektor ekonomi kreatif. Produk mug yang dihasilkan menjadi simulasi proses produksi, branding, hingga potensi distribusi. Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai etalase kemampuan siswa kepada para pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha dan industri. Hal ini sejalan dengan upaya link and match antara pendidikan vokasi dan kebutuhan pasar tenaga kerja. Ke depan, SMKN 1 Suak Tapeh menargetkan adanya peningkatan kapasitas produksi serta kemampuan pemasaran siswa, baik melalui kanal konvensional maupun digital. Dengan demikian, lulusan tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja (job seeker), tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja (job creator). “Dengan kreativitas yang dimiliki, kami berharap siswa dapat membangun kemandirian ekonomi sejak dini dan mampu menembus pasar, baik tradisional maupun modern,” tegasnya. Share this… Facebook Copy Pinterest Twitter Whatsapp Linkedin Share Tweet Share Navigasi pos SMKN 1 Suak Tapeh Teken MoU dengan PT Persada, Siapkan Lulusan Siap Kerja Penetapan PAW DPRD Banyuasin Dapil 1 Mengacu Regulasi KPU