BANYUASIN, infomusi.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin menganggarkan sekitar Rp 36 miliar untuk masyarakat yang belum tercover BPJS dan pelayanan kesehatan lainnya. “Kita anggarkan Rp 36 miliar, ” kata Bupati Banyuasin, H Askolani saat melaksanakan rapat koordinasi (rakor) tingkat kecamatan di Desa Beringin Agung Kecamatan Muara Sugihan, Banyuasin, Senin (7/8/2023). Sehingga masyarakat yang belum tercover BPJS dan pelayanan kesehatan lainnya, dapat dilayani oleh rumah sakit, puskesmas dan lainnya. “Itu sudah saya instruksikan kepada kepala dinas kesehatan, direktur rumah sakit, kepala puskesmas, ” tukasnya. Dia sendiri meminta kepada petugas tenaga kesehatan agar melayani masyarakat dengan sebaik baiknya. “Jangan ogah ogahan melayani masyarakat, ucapnya. Diakuinya tenaga kesehatan itu dalam melayani masyarakat itu penting menerapkan senyum, sapa. ” Bisa jadi itu obat yang ampuh untuk menyembuhkan penyakit, “jelasnya. Askolani sendiri menegaskan tidak mau mendapatkan informasi atau kabar masyarakat Banyuasin tidak dilayani jika hendak berobat. ” Harus dilayani, saya tidak mau dengar ada kabar terlantar,” harap dia. Terkait adanya kritikan dari Arisa Lahari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Banyuasin yang mendapatkan informasi nakes kurang memperhatikan masyarakat dalam berobat, Askolani berjanji akan menindaklanjutinya. “Kritikan itu membangun untuk Banyuasin,” tutup dia. Penulis: Indah Putri Sari Editor: Muhammad Arfan Edisi Khusus RUBRIK DUNIA KESEHATAN BERSAMA DINKES BANYUASIN Share this… Facebook Copy Pinterest Twitter Whatsapp Linkedin Share Tweet Share Navigasi pos Bupati Banyuasin Komitmen Perjuangkan Nasib Nakes Peran Penting Dokter Masuk Desa hingga Berbuah Penghargaan