BANYUASIN, INFOMUSI.COM, Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, melontarkan peringatan keras kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin: jangan kebal kritik, apalagi saat rakyat terus bersuara soal kondisi jalan yang memprihatinkan. Dalam pidatonya pada Rapat Paripurna HUT ke-24 Banyuasin di Gedung DPRD, Herman Deru secara terbuka mengakui derasnya keluhan masyarakat yang tak lagi bisa diabaikan. Kritik datang bertubi-tubi—dari media sosial, media massa, hingga laporan langsung—dengan satu benang merah: pembangunan infrastruktur yang belum merata dan jauh dari harapan. Ia menegaskan, masyarakat tidak peduli dengan alasan klasik soal efisiensi anggaran atau prosedur birokrasi. Bagi rakyat, ukurannya jelas: jalan harus mulus, akses harus layak. Jika itu belum terpenuhi, maka pemerintah dinilai gagal menjawab kebutuhan dasar. “Pemimpin itu bukan menjelaskan alasan, tapi menghadirkan solusi,” tegasnya, seraya mendorong percepatan kerja konkret di lapangan, termasuk penggunaan alat berat seperti grader dan dukungan teknis lainnya. Tak hanya kritik, Herman Deru juga melempar “tantangan” sekaligus komitmen: bantuan Rp50 miliar melalui skema Inpres untuk Banyuasin. Namun, ia mengingatkan bahwa dana tersebut bukan sekadar angka, melainkan ujian keseriusan pemerintah daerah dalam mengeksekusi pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Di tengah deretan prestasi yang kerap dipamerkan, Herman Deru mengingatkan satu hal mendasar: jika rakyat masih mengeluh soal jalan rusak, maka prestasi itu belum cukup berarti. Share this… Facebook Copy Pinterest Twitter Whatsapp Linkedin Share Tweet Share Navigasi pos Camat Banyuasin III Apresiasi Inisiatif Direktur RSUD Banyuasin Dirikan Ruang Kreatif Publik Langkah Tegas Sekda Banyuasin: Elemen Disdik Dipanggil, Dugaan Pungli Diusut