Jhon Meri Sekum KONI Banyuasin

BANYUASIN, INFOMUSI.COM,- Pupus sudah harapan para Ketua dan Pengurus Cabang Olahraga di Kabupaten Banyuasin untuk melaksanakan Musorkab, hal tersebut diduga tanggal yang telah dijadwalkan pada Kamis. 24/4/25. dibatalkan. 

Dibatalkannya musyawarah organisasi Kabupaten (Musorkab) KONI Banyuasin tersebut diduga dilatari oleh tidak adanya anggaran seperti yang diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banyuasin beberapa waktu lalu.

Padahal, Event resmi dan tahunan seperti Pekan Olahraga Propinsi sudah didepan mata, Kabupaten dan Kota lain sudah banyak melakukan persiapan sementara Kabupaten Banyuasin belum melakukan apa-apa untuk atlit mereka sendiri.

“Ditunda, mestinya hari Kamis, 24, April 2025 Pelaksanaannya, tapi ditunda dulu, penundaan itu karena anggaran dana hibah belum ada,”Kata. Ketua Panitia Penjaringan. H. Salni fajar, melalui Wakil Ketua Panitia, Jhon Meri . Ketika dibincangi, Kamis. 24/4/25.

Ditambahkannya, untuk menghindari Caretecer. Pihaknya sudah melakukan upaya berkirim surat ke Propinsi Sumatera Selatan agar SK Panitia mereka di perpanjang.

“Masa kerja panitia di bulan April ini, agar tidak diambil alih Propinsi, kita sudah berkirim surat ke KONI Propinsi”Ujarnya.

Ditanya , Apakah Panitia sudah melakukan upaya koordinasi ke Pemangku kebijakan di Kabupaten Banyuasin, dirinya menjawab bahwa hal tersebut sudah dilaksanakan.

“Kalau menghadap Sekda kita sudah lakukan, namun menghadap Bupati yang belum, memang benar mestinya kami menghadap Bupati minta petunjuk dan arahannya karena keputusan itu ada di tangan Bupati , sebab BPKAD tidak mau mencairkan dana hibah tanpa ada persetujuan dari Bupati Banyuasin, maka dari itu. Kami akan segera meminta SK dari Bupati Banyuasin untuk pencairan dana hibah tersebut,”Imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pengurus Cabang olahraga di Kabupaten Banyuasin. Prihatin atas kondisi yang terjadi, sebab persiapan yang mestinya sudah dilakukan sampai saat ini belum bisa dilakukan karena belum adanya Ketua KONI Defenitif.

“Kabupaten dan kota lain sudah melakukan persiapan, sudah menitipkan anak-anak mereka ke SONS, kita Banyuasin belum ada pergerakan, bagaimana kita mau dapat prestasi kalau TC , Seleksi belum dilaksanakan, mau dijual atlit nanti Bupati Banyuasin marah, sedangkan kepastian atlit menunggu terus”Ucapnya.

Senada dikatakan, Asmawi Hatta. Sekretaris PBVSI Kabupaten Banyuasin, bahwa sebelumnya dirinya sudah menyampaikan komunikasi dan koordinasi dengan Bupati Banyuasin itu harus dilakukan.

“Sebelumnya sudah saya sampaikan bersama kawan-kawan, bahwa komunikasi dan koordinasi itu harus dilakukan dengan Bupati Banyuasin, sebab beliau pemegang kebijakan. Apa petunjuk dan arahann kita harus tegak lurus, “Katanya.

Di tambahkannya, Dirinya prihatin melihat rekan-rekan Cabang olahraga yang ada di Kabupaten Banyuasin dilanda kebingungan karena tidak bisa melakukan persiapan yang matang untuk meraih hasil yang baik.

“Kasihan rasanya, rekan-rekan Cabor yang mau persiapan tidak bisa, namun kita berharap pelaksanaan Musorkab KONI ini tidak berlarut-larut, sebab Musorkab ini masalah kepentingan orang banyak atau bersama. Bukan kepentingan pribadi atau individu, sebab yang dihadapi kedepan adalah Pekan Olahraga Propinsi dimana nama Kabupaten Banyuasin, Bupati Banyuasin dan KONI Banyuasin dibawa untuk diharumkan,”Tukasnya.

By Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *